PUNYA MASALAH DENGAN BAU KAKI, INILAH PENYEBABNYA!

Sungguh pengalaman yang memalukan ketika kamu melepaskan sepatu dan orang di sekitarmu langsung menutup hidung, karena kakimu “bau terasi”. Nah jika kamu pernah mengalaminya, jangan takut karena kamu tidak sendiri.

Kasus bau kaki ini kerap kali dialami oleh banyak orang, biasanya dimulai pada masa kanak-kanak atau remaja dan berdampak negatif pada pendidikan, karir dan perkembangan sosial.

Apa sih penyebab bau kaki?

Bau kaki atau yang dikenal sebagai Bromhidrosis ini disebabkan oleh keringat berlebih di kaki (Palmoplantar Hyperhidrosis). Area kaki memiliki sekitar 250.000 kelenjar keringat dan merupakan bagian tubuh yang cenderung berkeringat.

Bau yang muncul terjadi saat bakteri di kulit memecah keringat dari pori-pori. Seseorang yang menderita Hyperhidrosis mungkin sangat terganggu dan stress secara emosional akan membuat kondisi lebih buruk. Selain keringat berlebih ada beberapa faktor lain penyebab bau kaki seperti :

  • Terjadi luka di area kaki
  • Terlalu lama berdiri
  • Mengenakan sepatu yang sama setiap hari
  • Kebersihan diri yang buruk
  • Perubahan hormonal tubuh
Bagaimana cara mengatasinya?

Untuk kamu yang bermasalah dengan bau kaki, berikut ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan di rumah :

1. Kebersihan diri

Menghilangkan bau kaki bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan kaki setiap hari, termasuk mencucinya dengan sabun antibakteri. Penting untuk mencuci kaki dan mengeringkannya secara menyeluruh, terutama diantara jari kaki.

Penggunaan scrub pada kaki juga sangat membantu untuk mengatasi bau kaki.

2. Rendam Kaki

Merendam kaki dengan bahan seperti garam dan cuka sari apel dapat membantu menghilangkan bau kaki.

  • Rendam Kaki menggunakan Garam

Caranya: Tuangkan setengah cangkir garam epsom ke dalam empat gelas air dan rendam kaki selama 10-15 menit. Garam bekerja untuk membunuh jamur dan memperbaiki kesehatan kulit.

  • Rendam Kaki menggunakan Cuka Sari Apel

Caranya: Campur cuka sari apel dan air dengan perbandingan 1:2. Rendam kaki selama 10-15 menit. Efek antifungal dalam cuka sari apel dapat mengurangi tingkat bakteri yang bisa menyebabkan bau.

3. Ganti sepatu dan kaus kaki secara rutin

Tidak menggunakan kaus kaki yang sama setiap hari sangat bisa membantu mencegah bau pada sepatu dan kaki. Pilihlah kaus kaki yang dapat menyerap kelembaban seperti wol atau katun. Selain itu sebaiknya ganti 2 atau 3 pasang sepatu dalam seminggu, sehingga memberi kesempatan sepatu untuk dicuci dan kering dengan baik sebelum dipakai lagi.

Meskipun bau kaki tidak berbahaya dan dapat diatasi, hal ini bisa menjadi pertanda adanya masalah kondisi medis, terutama jika seseorang sudah memiliki riwayat kondisi autoimun. Terlepas dari rasa malu dan tidak nyaman, bau kaki harus segera diatasi terutama jika terdapat luka, kemerahan atau bengkak di antara jari kaki.

So Sahabat Rafa, jika kamu mengalami masalah bau kaki yang tidak kunjung hilang meski telah melakukan perawatan rutin, sebaiknya langsung konsultasi dengan dokter. Rafa Clinic siap membantu kamu untuk mengatasi masalah Hyperhidrosis pada kaki, ketiak dan bagian tubuh lainnya dengan BOTOXTM Therapy 🙂

 

Info lebih lanjut hubungi: 022-87787281, 087722256565

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s