Do’s and Don’ts Mencegah Pembentukan Bekas Luka

Tidak peduli seberapa kita berhati-hati, kecelakan mungkin dapat terjadi. Entah menabrak sudut meja yang tajam, tergelincir, teriris pisau dapur yang menyebabkan luka dan bekas luka.

Bagi beberapa orang, tampilan bekas luka sangat mengganggu dan mungkin pudar dalam waktu yang lama. Namun ladies, disini ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk mencegah bekas luka yaitu:

Scar Treatment: The 411 About Scars

Hal pertama yang perlu diketahui yaitu bahwa pembentukan bekas luka merupakan bagian dari proses penyembuhan. “Ketika kulit terluka, produksi kolagen mengalami peningkatan untuk memperbaiki luka secepat mungkin,” kata Jessica Krant, MD, MPH, assistant clinical professor of dermatology at SUNY Downstate Medical Center dan pendiri Art of Dermatology LLC in New York City. “Jaringan penyembuhan ini tidak mengandung bagian normal kulit, jadi terlihat berbeda.”

Munculnya bekas luka tertentu tergantung pada sejumlah faktor. Bentuk, ukuran, dan kedalaman luka berkontribusi pada bekas luka, seperti jumlah darah, warna kulit, dan ketebalan kulit.

Ada tiga jenis bekas luka utama. Bekas luka normal relatif tipis, kecil, dan rata. Bekas luka hipertrofik berwarna merah, tebal, dan menonjol. Bekas luka keloid juga menonjol, berwarna gelap atau merah dan tidak seperti bekas luka hipertrofik, meluas melampaui kontur luka sebenarnya. Bekas luka keloid cenderung bersifat genetik dan sulit dikendalikan atau diprediksi, kata Dr. Krant. Keloid berasal dari kelebihan produksi kolagen dan dapat diobati dengan cara menyuntikkan obat steroid ke area yang terkena. Konsultasi dengan dokter merupakan solusi terbaik saat untuk mengatasi bekas luka keloid.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dan kesalahan yang harus dihindari untuk membantu penyembuhan kulit. “Kunci untuk mengurangi bekas luka yaitu dengan mengurangi jumlah pekerjaan yang harus dilakukan tubuh untuk penyembuhan bekas luka,” kata Krant. Begini caranya:

  • Menerima jahitan jika diperlukan.  Luka yang terpisah akan lebih baik jika dijahit oleh profesional medis untuk penyembuhan lebih baik. Perlu diingat bahwa jahitan harus dijahit sesegera mungkin, jika dibiarkan, luka bisa terkontaminasi kuman atau bakteri.
  • Jaga tetap lembab.  Oleskan petroleum jelly ke area luka dan tutupi dengan perban non-stick. Cara ini dapat mempercepat penyembuhan dan meminimalkan tampilan bekas luka.
  • Jangan tertipu dengan iklan scar cream Kamu mungkin pernah mendengar bahwa Vitamin E dapat membantu mengurangi bekas luka, tapi ini belum terbukti dalam penelitian. Sebenarnya,belum ada produk yang mengklaim untuk mencegah bekas luka terbukti secara ilmiah.
  • Pijat Luka.  Di sisi lain, “memijat bekas luka setiap hari dengan vitamin E dapat membantu bekas luka kurang terlihat,” kata Krant.
  • Hindari Sinar Matahari.  Menjaga bekas luka bekas luka dari sinar matahari dapat membantu meminimalkan perubahan warna.
  • Biarkan sembuh dengan sendirinya.  Jangan menggunakan hidrogen peroksida terlalu sering karena dapat menyebabkan iritasi terus menerus dan memperlambat proses penyembuhan. Mengorek keropeng berulang kali saat luka sedang mencoba sembuh akan memperlambat penyembuhan dan meningkatkan tampilan bekas luka.
  • Penyembuhan membutuhkan waktu cukup lama. Tahap pertama dari penyembuhan yaitu 3 bulan, diikuti dengan tahap kedua yang berlangsung 3 bulan lagi. Setelah satu tahun cedera, bekas luka berubah dan tampil berbeda. “Sebenarnya, bekas luka tidak pernah berhenti berubah dan membaik kecuali bekas luka keloid, yang terus memburuk kecuali mendapat perawatan tepat oleh dokter” kata Krant.

 

Nah ladies, itulah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi tampilan bekas luka. Namun meski begitu, bekas luka tetap akan terbentuk karena seperti yang sudah disebutkan, bekas luka bagian dari proses penyembuhan.

Untuk solusi menghilangkan bekas luka , yuk datang ke Rafa Clinic 🙂

 

Sumber: http://www.everydayhealth.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s