HIPERPIGMENTASI

Kulit manusia rentan terhadap masalah kulit. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa alasan yaitu seperti faktor genetika, kebersihan yang buruk atau bahkan sebagai tanda adanya masalah pada kesehatan.

Kebanyakan masalah kulit saat ini memiliki solusi pengobatan, seperti home remedies (perawatan alami di rumah) atau melakukan perawatan lanjutan dengan bantuan dokter.

Salah satu masalah kulit yang dikeluhkan oleh kebanyakan wanita yaitu hiperpigmentasi kulit. Apa itu hiperpigmentasi kulit? Berikut merupakan penjelasannya:

Apa itu hiperpigmentasi kulit?

Hiperpigmentasi adalah suatu kondisi pada kulit yang disebabkan oleh peningkatan melanin, zat dalam tubuh yang bertanggung jawab untuk pewarnaan kulit (pigmen).

Kebanyakan orang kerap kali memilih untuk membiarkan kondisi hiperpigmentasi tanpa diobati karena dirasa tidak memiliki dampak fisik, namun sebaiknya segera periksakan kondisi kepada dokter karena bisa jadi sinyal adanya masalah pada kesehatan.

Apa penyebab hiperpigmentasi kulit?

Jika kamu ingin mengatasi masalah kulit tertentu, penting untuk mengetahui apa yang menyebabkannya.

Hiperpigmentasi pada dasarnya disebabkan oleh produksi melanin berlebihan. Berikut merupakan penyebab paling umum, di balik produksi melanin berlebih, yang mengakibatkan hiperpigmentasi :

1. Peradangan Oleh Sinar Matahari:

Kita semua tahu bahwa sinar matahari dapat menyebabkan kulit menjadi lebih gelap, namun tidaklah menyeluruh. Terpapar sinar matahari/ tanning dapat menyebabkan hiperpigmentasi. Ketika kulit terpapar sinar UV dari matahari maka akan menghasilkan respon inflamasi. Respon ini berlangsung tepat pada saat kulit terpapar namun kadarnya sangat rendah. Jika terpapar sinar matahari dalam jangka waktu yang lama maka tingkat peradangan akan meningkat.

Ketika tingkat peradangan meningkat, tubuh akan mulai memproduksi mediator inflamasi. Hormon-hormon ini bertanggung jawab pada sejumlah besar reaksi kulit. Aktivasi melanosit adalah salah satu respon yang disebabkan oleh hormon ini. Setelah melanosit diaktifkan, produksi melanin dimulai. Selama bertahun-tahun, jika kulit terus terpapar sinar matahari untuk jangka waktu yang lama, melanosit mungkin tetap aktif secara permanen.

2. Kerusakan Kulit:

Memencet jerawat merupakan kebiasaan yang dapat merusak kulit dan mengarah pada produksi melanin berlebih. Bila kamu memiliki jenis kerusakan kulit, tubuh akan memproduksi reaksi inflamasi. Reaksi ini mengarah pada aktivasi melanosit pada kulit.

Terlepas dari reaksi inflamasi, ketika kulit terluka, mungkin tidak mampu meregenerasi pigmen kulit yang sebelumnya. Hal ini menyebabkan pigmen gelap dapat menghasilkan lebih dari area yang rusak.

3. Reaksi Alergi:

Reaksi alergi dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan kemungkinan kulit akan menunjukan reaksi inflamasi. Misalnya, alergi terhadap poison ivy dapat mengaktifkan sel melanosit yang mengakibatkan hiperpigmentasi.

4. Obat-obatan:

Ada beberapa obat-obatan yang memiliki efek samping yang menyebabkan hiperpigmentasi yaitu seperti retinoid topikal, antibiotik, obat anti-kejang, obat non-steroid dan obat-obat kemoterapi.

Obat dapat menyebabkan perubahan hormonal dalam tubuh yang menyebabkan aktivasi sel melanosit.

5. Hair removal yang tidak tepat:

Facial hair removal mungkin dapat menyebabkan hiperpigmentasi. Namun tidak perlu khawatir ladies, mencukur tidak menyebabkan hiperpigmentasi. Bila kamu menghilangkan rambut dari akar dengan bahan kimia, hal ini kemungkinan besar menyebabkan respon inflamasi.

Jika kamu memilih untuk melakukan waxing atau krim penghilang rambut, gunakan produk kulit ringan hingga kulit sembuh dan kembali normal.

6. Perubahan hormonal:

Meningkatnya kadar estrogen dan progesteron umumnya disebabkan karena kehamilan atau mengkonsumsi pil KB yang menjadi salah satu penyebab hiperpigmentasi. Perubahan hormonal dapat mengakibatkan dorongan dalam produksi melanin yang. Kondisi ini dikenal sebagai melasma.

7. Genetik:

Pada beberapa orang, hiperpigmentasi bisa jadi merupakan kondisi genetik. Jika ada seseorang dalam keluarga kamu yang mengalami hiperpigmentasi parah kemungkinan kamu dapat mengalaminya.

Perawatan Untuk Hiperpigmentasi:

1. Home Remedies:

Solusi untuk mengatasi hiperpigmentasi dengan perawatan alami merupakan pilihan yang tepat, jika hanya kondisi kulit tidak terlalu parah..

  • Aloe vera cream/oil, Vitamin E oil.
  • Minum banyak air untuk mengeluarkan racun sehingga kulit sehat dan bercahaya.
  • Gosok sepotong jeruk nipis pada bintik hitam
  • Multani mitti yang dicampur dengan air mawar dapat membantu menyamarkan bintik hitam.
  • Campurkan beberapa tetes air jeruk nipis dengan madu. Terapkan pada area bintik hitam di wajah selama beberapa menit.
  • Campurkan jus lemon dengan daun kemangi. Terapkan pada area bintik hitam untuk menyamarkan warna kulit yang tidak merata.
  • Campurkan oatmeal, susu dan gula coklat. Gunakan campuran tersebut sebagai scrub.
  • Pijat pada kulit yang bermasalah dengan cocoa butter selama beberapa minggu.
  • Oleskan jus mentimun atau mencuci muka dengan air rebusan biji jintan
  • Buatlah pasta masker dengan mencampurkan bubuk kulit jeruk kering dengan air atau mencampur buah jambu dan pisang.
  • Rendam almond semalaman, hancurkan dan tambahkan susu untuk menggunakannya sebagai masker.
  • Hindari mengkonsumsi teh, kopi, cokelat, makanan pedas terlalu banyak.
2. Over the Counter Medications:

Ada beberapa krim pencerah kulit dengan kandungan Retin-A atau Alpha hydroxy acid yang banyak tersebar di pasaran. Ada baiknya jika kamu berkonsultasi dengan dokter sebelum memilih produk perawatan kulit.

3. Non-Ablative Remedies:

Bagi beberapa orang dengan hiperpigmentasi yang lebih parah, obat topikal mungkin tidak dapat menjadi solusi. Ada beberapa obat non-ablatif yang diresepkan oleh dokter. Skin peel seperti Salicylic acid peel biasanya direkomendasikan oleh dokter Aesthetic untuk membantu meminimalkan tampilan bintik hitam. Selain itu laser therapy juga dapat digunakan untuk menyamarkan pigmentasi yang disebabkan oleh melanin.

5. Mikrodermabrasi:

Ini adalah prosedur medis, yang bekerja pada lapisan kulit, membersihkan lapisan di mana pigmentasi telah terjadi. Proses ini dapat menyebabkan perdarahan kulit internal dan merupakan prosedur yang sangat halus. Sangat penting untuk mendapatkan prosedur yang dilakukan oleh dokter ahli.

Pencegahan:

  • Selalu menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar UV yang berbahaya.
  • Hindari terlalu terpapar sinar UV dengan mengenakan pakaian lengan panjang, kacamata hitam.
  • Hindari memencet atau menusuk jerawat, ruam dan peradangan lainnya.
  • Pastikan selalu memenuhi asupan vitamin C.
  • Hindari menggunakan produk perawatan kulit seperti cream atau lotion yang menyebabkan sensasi terbakar.
  • Hindari terlalu banyak menggunakan makeup, terutama pada area yang bermasalah.Hal ini mungkin dapat menyamarkan pigmentasi, tetapi juga membahayakan kulit.
  • Konsultasi dengan dokter Aesthetic untuk membicarakan mengenai tanda-tanda pigmentasi dan berbagi riwayat kesehatan sebelumnya juga.
  • Cobalah untuk tidak memilih prosedur yang dapat melukai kulit.

 

Nah ladies, itulah beberapa hal mengenai hiperpigmentasi mulai dari penyebabnya, cara mengatasinya dan pencegahannya. Jika kamu masih ingin lebih tahu mengenai hiperpigmentasi sebaiknya langsung berkonsultasi dengan dokter.

Sumber: http://www.stylecraze.com

Stay Healthy, Stay Beauty!!

RAFA BB GLOW (Sulam Bedak)

Merupakan terapi pencerah wajah wajah yang aman dan no down time! Memberikan manfaat  untuk mengatasi warna kulit tidak merata, menyamarkan bintik hitam bekas jerawat dan alternatif terapi hiperpigmentasi.

Hanya Rp. 750rb dan Rp. 2,5jt (untuk paket 4x) di Rafa Clinic!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s