Filler

1-2

Sama halnya dengan teknologi, dunia kecantikan pun mengalami kemajuan yang tinggi dilihat dari banyaknya perawatan, produk kecantikan atau makeup yang baru dan semakin efektif dan efisien. Salah satunya yaitu treatment no-surgical Filler yang saat ini banyak digunakan sebagai pilihan untuk membantu mengatasi kerutan atau memperbaiki kontur wajah seperti meningkatkan hidung atau dagu.

So ladies, jika kamu ingin mengetahui lebih banyak mengenai Filler, berikut penjelasan lebih lanjutnya:

Filler adalah?

Injeksi Filler merupakan perawatan kosmetik yang digunakan untuk meminimalisir tampilan kerutan atau bekas luka. Filler juga digunakan untuk membantu meningkatkan bagian wajah yang kurang seperti hidung, bibir atau dagu. Saat injeksi Filler dilakukan biasanya akan menimbulkan sedikit memar dan akan hilang dengan sendirinya dalam waktu yang tidak terlalu lama. Filler memiliki beberapa jenis, yaitu:

  • Hyaluronic acid (Restylane, Juvederm, Captique). Hyaluronic acid menarik cairan ke area yang diperlakukan.
  • Bovine collagen (Zyplast, Zyderm). Kamu perlu melakukan test alergi, 4 minggu sebelum treatment.
  • Bahan Filler dari sel lemak dalam tubuh (autologous fat).
  • Polimer biodegradable buatan (Sculptra).
  • Calcium hydroxylapatite (Radiesse).
  • Microscopic plastic beads dan bovine collagen (Artefill). Manik-manik plastik terbuat dari poli (methyl methacrylate) (PMMA). Kolagen akan hilang dari waktu ke waktu, namun manik-manik plastik ini tetap berada di bawah kulit secara permanen.

Beberapa dokter menggunakan Filler yang tidak disetujui oleh AS Food and Drug Administration (FDA). Sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan apakah Filler merupakan treatment yang tepat untuk kamu.

Saat melakukan Filler, langkah pertama yaitu menerapkan anestesi lokal di area yang akan diperlakukan. Kemudian dokter ahli melakukan treatment Filler yang berdurasi kira-kira 15 – 30 menit. Untuk beberapa kasus, Filler dapat dilakukan sesi pengulangan beberapa minggu setelah treatment pertama.

Apa yang terjadi setelah Filler?

Setelah injeksi Filler, biasanya akan terasa sakit, kemerahan, bengkak atau mungkin gatal di area yang diperlakukan. Pembengkakan akan hilang dengan sendirinya dalam waktu kurang lebih 36 jam. Jika terjadi infeksi 1 – 3 hari setelah pengobatan, segera hubungi dokter.

Bagaimana Filler bekerja?

Filler akan bekerja sesuai pada area yang sedang dirawat, jenis Filler  yang digunakan dan reaksi tubuh sendiri. Bisa jadi hanya melakukan 1 atau lebih perawatan.

Filler yang berbeda bertahan dengan jangka waktu yang berbeda juga. Perlahan, tubuh menyerap Filler. Hal ini membuat kulit kembali ke keadaan normal.

  • Hyaluronic acid (Restylane, Juvederm, Captique). Bertahan kurang lebih 9 – 12 bulan.
  • Bahan Filler dari sel lemak dalam tubuh (autologous fat). Dapat bertahan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.
  • Polimer biodegradable buatan (Sculptra). Bertahan selama 2 tahun.
  • Calcium hydroxylapatite (Radiesse). Bertahan selama 12 bulan.
  • Microscopic plastic beads dan bovine collagen (Artefill). Dapat bertahan selama 5 tahun.

Sama seperti dengan semua prosedur kosmetik lainnya, hasil yang didapat mungkin bisa kurang atau lebih dari apa yang diharapkan.

Resiko

Injeksi Filler dapat menyebabkan resiko atau kemungkinan komplikasi, seperti:

  • Infeksi. Hubungi dokter jika muncul kemerahan, bengkak, atau nyeri di area yang diperlakukan setelah 1 hari perawatan. Kamu mungkin memerlukan antibiotik segera.
  • Pendarahan atau memar. Sebelum injeksi Filler, hindari mengkonsumsi alkohol dan berhenti mengkonsumsi obat pengencer darah, termasuk aspirin, jenis lain dari obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID), atau vitamin E.
  • Reaksi alergi, seperti ruam, gatal-gatal, bengkak, atau gejala seperti flu.
  • Permukaan kulit tidak halus setelah perawatan.

Ada laporan komplikasi serius yang jarang terjadi atau mengancam keselamatan setelah injeksi Filler, termasuk shock anafilaksis, sepsis, pembekuan darah di arteri retina yang menyebabkan kebutaan, dan kerusakan kulit (nekrosis).

Hal yang perlu diperhatikan

Jika kamu memiliki riwayat penyakit herpes zoster atau wabah herpes simplex, injeksi Filler dapat memicu komplikasi seperti kulit terbakar. Sebaiknya juga konsultasikan dengan dokter dan menggunakan obat antivirus sebelum treatment Filler.

Hal lain yang harus perhatikan yaitu mengenai masalah biaya. Biaya Filler bervariasi tergantung pada jenis dan area yang ingin diperbaiki.

 

Nah ladies, itulah penjelasan mengenai Filler. Jika kamu tertarik untuk melakukan Filler dan ingin dapat informasi lebih jelas apakah Filler cocok untuk kamu. Sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter ahli dan pastikan bahwa kamu memahami setiap rincian mengenai Filler.

Segera Booking RAFA FILLER dengan harga HEMAT Rp. 3,299 jt! Booking di Bulan Februari 2017 dan dapatkan O2 Mask Booster. Dapatkan juga RAFA LOVE GIFT untuk setiap transaksi tertentu.

 

Be Smart, Be Beauty!

Advertisements

2 thoughts on “Filler

  1. Usia yg ditetapkan untuk melakukan nose filler artefill berapa ya?apa 17/18 tahun boleh? Berapa biaya yang artefill?terima kasih

    • Dear Ica,
      Untuk Filler boleh dilakukan 17 tahun ke atas. Filler di Rafa Clinic mulai 2,5 jt. Untuk lebih lanjut sebaiknya langsung konsultasikan dengan dokter kami 🙂

      Info: 02287787281, 087722256565

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s