Mengetahui Lipstick Pertama Kali Muncul

woman applying lipstick,close-up

Lipstick merupakan kosmetik yang paling sering digunakan oleh wanita dan sebagai penunjang penampilan estetika wajah agar terlihat selalu segar. Tidak peduli apapun, kamu akan menemukan lipstick di setiap tas wanita. Namun apakah kamu mengetahui asal-usul mengenai lipstick yang hampir setiap saat digunakan? Berikut merupakan penjelasan lebih lanjut:

Bagaimana lipstick berevolusi:

Lipstick diyakini pertama ditemukan dan dipakai oleh perempuan Mesopotamia Kuno. Menurut kepercayaan, mereka menghancurkan perhiasan setengah berharga dan menggunakannya untuk menghias bibir mereka. Menggunakan lipstick dalam rangka menghias wajah merupakan tradisi perempuan di peradaban Lembah Indus Kuno.

Wanita di Mesir Kuno juga membuat lipstick dengan ekstrak pewarna merah dari jamur yang disebut sebagai fucus-algin, 0,01% yodium dan bromon mannite. Namun ekstrak ini dapat mengakibatkan penyakit serius. Cleopatra membuat lipstick dari kumbang carmine yang dihancurkan serta membuat pigmen merah tua dengan semut sebagai dasarnya.

Lipstick tentunya mengalami banyak perubahan, seperti menambahkan tekstur berkilauan dengan bantuan zat pearlescent yang ditemukan pada sisik ikan.

  • Selama zaman keemasan Islam, seorang ahli kecantikan terkenal di Arab, Andalusia Abu Al-Qasim Al-Zahrawi (Abulcacis) menemukan lipstick padat wangi yang digulung dan ditekan dalam cetakan khusus.
  • Saat Abad Pertengahan di Eropa, lipstick menjadi dilarang oleh gereja karena diduga digunakan sebagai “titisan setan” dan kosmetik hanya di miliki oleh wanita pekerja prostitusi.
  • Di Inggris, lipstick mulai mendapatkan popularitas di Abad ke-16. Selama pemerintahan Ratu Elizabeth I, bibir merah terang dan wajah putih dingin menjadi sebuah trend Pada saat itu, lipstick dibuat dari campuran lilin lebah dan warna merah dari tanaman. Penggunaan lipstick dibatasi untuk perempuan kelas atas dan aktor laki-laki yang menggunakan riasan wajah.
  • Kemudian pada tahun 1770, undang-undang Inggris mengusulkan pada Parlemen bahwa pernikahan harus dibatalkan jika wanita menggunakan kosmetik sebelum hari pernikahannya. Oleh karena itu sepanjang abat ke 19 penggunaan kosmetik tidak diterima di Inggris.
  • Pada akhir abat ke-19, Guerlain, sebuah perusahaan kosmetik Perancis, mulai menjadi manufaktur Pada tahun 1884, lipstick komersial pertama diciptakan oleh perusahaan parfum di Paris, Perancis. Lipstick tersebut ditutupi kertas sutra dan terbuat dari lemak rusa, minyak jarak dan lilin lebah.
  • Kemudian, masih di Abad yang sama, lipstick diwarnai dengan pewarna carmine. Carmine dye diekstraksi dari Cochineal, serangga skala yang hidup di tanaman kaktus. Serangga cochineal menghasilkan carminic acid yang digunakan untuk mencegah serangga lainnya. Carminic acid dicampur dengan aluminium untuk membuat warna carmine.

Tipe lipstick ini tidak menggunaan wadah seperti biasanya, namun harus diterapkan menggunakan kuas. Carmine dye sangat mahal dan tidak cocok untuk dipakai sehari-hari.

  • Pada pertengahan tahun 1930, lipstick menjadi tersedia dalam beberapa warna. Selama tahun 1940 lipstick menjadi mulai terkenal. Pada akhir Perang Dunia II, lipstick telah menjadi salah satu kosmetik yang paling banyak digunakan.

 

So ladies, itulah beberapa sejarah dari awal wanita menggunakan lipstick. Saat ini lipstick mengandung banyak bahan. Bahkan sekarang kembali pada jenis organik yang terbuat dari minyak jarak, lilin lebah dan berbagai minyak alami lainnya.

Always beauty 🙂

 

Sumber: humantouchofchemistry.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s