Gaya Spesial Pria Metroseksual

Scan Metro all r (1)Enam tahun lalu, dr Trifena, MSi (Herb Est), MBiomed (AAM), Didatangi seorang perempuan yang mengeluhkan kondisi kulit suaminya. Trifena lalu menyuruh suami perempuan itu datang. Namun, si perempuan malah bertanya, “Emang boleh laki-laki dirawat kulitnya, Dok? Nanti suami saya jadi centil.”

Banyak yang menganggap merawat diri hanyalah untuk kaum hawa. Lelaki yang merawat diri dikhawatirkan bukanlah pria sejati. Namun, anggapan itu kemudian meluntur. Kini, perempuan tak lagi mengganggap lelaki yang merawat diri sebagai lelaki centil. Ia justru lelaki yang keren, plus tak memalukan saat diajak berjalan berdampingan.

Salah satu pria yang mewakili pandangan wanita soal lelaki berpenampilan sempurna dalam merawat diri adalah vokalis Band Gigi, Armand Maulana. Menurut Armand, berpenampilan sempurna bagi kalangan pria dengan sebutan pria metroseksual karena “persaingan” sudah terlalu ketat. Tak hanya di dunia selebriti, dunia di luar itu pun menuntut penampilan sempurna dari seorang pria. “Untuk tampil bersinar dan menonjol, banyak orang yang hanya berpikir packaging,”katanya.

Kemudian akses teknologi juga menjadi kiblat baru dalam berpenampilan sempurna. Sekarang, menurut Armand, orang bisa melihat apa yang sedang tren saat ini di belahan dunia mana pun. Peluang untuk tampil lebih bersinar pun semakin mudah. Kini, bukan hal sulit lagi bagi kaum pria menjadi pria metroseksual dengan penampilan terkini.

Armand enggan bila ia dikategorikan sebagai lelaki metroseksual yang memiliki jadwal khusus merawat diri. Suami Dewi Gita itu mengaku tak perlu ke salon untuk merawat tubuhnya. “Gue mah sampo aja sampo biasa yang suka ada di warung-warung.”ucapnya.

Namun, Armand tak memungkiri penampilannya yang segar itu adalah hasil dari menjalani pola makan diet sejak lima tahun lalu. Armand tak pernah mengkonsumsi gula, garam, gorengan, dan nasi putih. Jika memerlukan karbohidrat, ia menyantap nasi merah. Demi menjaga stamina, ayah seorang putri itu pun rutin berolah raga 4-5 kali dalam seminggu.”Nah, orang sering kali tidak menyadari bahwa pola hidup berpengaruh pada penampilan secara kasatmata,”kata Armand.

Jika dahulu, pria keren dan macho itu sangat identik dengan otot dan ketampanan, persepsi itu pun kini mulai bergeser. Pria-pria bintang film Korea adalah salah satu sosok idola pria keren di mata wanita maupun pria itu sendiri saat ini.

Juara Nasional Man Fitness, M Chalfin, mengakui hal itu. Menurut Chalfin, tak hanya di mata kaum hawa, para pria pun kini tak lagi memandang otot sebagai identitas pria macho. Buktinya, berbondong-bondong pria remaja dan dewasa datang ke pusat kebugaran hanya untuk mendapatkan badan proporsional, bukan badan yang penuh otot.”Mereka berpendapat, lelaki yang keren sekarang itu seperti yang ada di televisi,”ujarnya.

Bukan Banci

Untuk melengkapi kesempurnaan sebagai lelaki mentroseksual, perawatan diri ke salon amat diperlukan. Metroseksual adalah sebuah istilah baru, sebuah kata majemuk yang berasal dari paduan dua istilah : metropolitan dan heteroseksual. Istilah ini dipopulerkan seorang wartawan bernama Mark Simpson pada 1994. Untuk merujuk kepada pria, khususnya yang hidup pada masyarakat post-industri, dengan budaya kapitalis. Pria ini menampilkan ciri-ciri yang sering kali dikaitkan dengan pria homoseksual seperti perhatian berlebih terhadap penampilan, meskipun ia bukanlah seorang homoseksual.

Lihat saja, sekarang banyak sampo khusus untuk pria, pembersih wajah khusus pria, tempat perawatan khusus pria. Hal ini tidak lepas dari gaya hidup pria perkotaan modern yang berpenghasilan lebih besar dan sangat peduli pada penampilan dan citra dirinya. Gaya hidup ini berkait erat dengan konsumerisme, kapitalisme, dan bahkan narsisme.

Menurut Trifena, dokter konsultan Rafa Health and Beauty Lifestyle Clinic, pria metroseksual menaruh perhatian lebih kepada penampilan dan cenderung memiliki kepekaan mode dan memilih pakaian bermerek. Selain itu, pria itu memiliki kebiasaan merawat diri (grooming) atau kebiasaan lain yang dahulu lazim dikaitkan dengan kaum hawa. Menyukai dan menggunakan kosmetik untuk pria, pergi ke salon atau spa, atau melakukan perawatan tubuh seperti perawatan rambut, kuku, dan kulit adalah salah satu contohnya.

Perlu diingat, sebaik apa pun pria merawat diri, hal itu tentunya harus di dukung dengan karakter pria sejati. Banyak wanita yang mungkin awalnya terpikat oleh pria tampan, berkulit licin dan halus, berbau harum, berpakaian rapi, serta tampil macho berotot. Namun, semuanya akan beranjak pergi jika pria itu sangat menyebalkan, tak berwawasan, apalagi tak bertanggung jawab. (Dewiyatini/”PR”)***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s