Pikiran Rakyat, Geulis Minggu 10 April 2011: Cantik dan Bugar Berkat Tidur Yang Cukup

CANTIK DAN BUGAR BERKAT TIDUR YANG CUKUP

Cantik dan bugar berkat tidur yang cukup

Tidur merupakan “ritus” kita sehari-hari.Namun, tak semua orang mengalami tidur berkualitas. Tidur kurang atau malah berlebih berakibat tidak baik pada otak dan bagian-bagian tubuh yang lain. Seperti apakah tidur berkualitas?

Siklus seimbang

Menurut dr.Trifena dari Rafa Heallth & Beauty LifeStyle yang juga sedang menempuh Magister Herbal di UI dan Magister Anti-Aging di Universitas Udayana ini mengatakan, sistem kerja otak itu mempunyai siklus yang disebut circadian rhythm. Dalam siklus ini, jam kerja otak paling ideal untuk tidur dimulai pukul 22:00 WIB sampai 8 jam maksimal atau 7 jam minimal untuk  orang dewasa. Sementara untuk anak-anak bisa lebih lama lagi.

Disebut sebagai jam ideal untuk tidur karena pada saat ini otak sedang meregenerasi zat melatonin. Melatonin adalah hormon alami yang terkait dalam pengaturan tidur. Hormon ini diproduksi otak, dimana serotonin dibantu dengan tritophan diubah menjadi melatonin.

Hormon Melatonin mengatur jam biologis manusia yang dilepaskan pada malam hari oleh kelenjar pineal di otak untuk memicu dan mempertahankan proses tidur. Sementara itu,pada pukul 23:00-01:00 WIB pankreas juga sedang melakukan detoks yang berkaitan dengan kesehatan dan kecantikan.

Siklus ini akan tetap seimbang apabila melatonin dan cortisol yang diproduksi otak seimbang. Sebaliknya,bila cortisol lebih banyak,akan memicu stress. Tidur pun menjadi terganggu jika melatonin juga berlebih atau kebanyakan tidur. Oleh karena itu,melatonin dan cortisol harus tetap seimbang.

Cantik dan bersinar

Tidur itu menurut dr.Trifena, melewati lima tahap.Tahap 1,2,3,4 dan REM (Rapid Eye Movement) tidur. Tahap ini menunjukkan kemajuan siklus dari 1 sampai REM. Kemudian mulai lagi dengan stadium 1.

Satu siklus tidur lengkap mengambil rata-rata 90 sampai dengan 110 menit. Siklus tidur setiap orang relatif singkat REM tidur dan periode panjang tidur nyenyaknya. Namun, kemudian pada malam hari, memperpanjang periode REM.

Tahap 1 adalah tidur ringan dimana anda melayang dan dapat terbangun dengan mudah. Pada tahap ini, mata bergerak lambat dan memperlambat aktivitas otot. Selama tahap ini, banyak orang mengalami kontraksi otot tiba-tiba didahului oleh sensasi jatuh.

Pada tahap 2, gerakan mata berhenti dan gelombang otak menjadi lebih lambat dengan hanya sesekali meledak cepat. Ketika seseorang memasuki tahap 3,gelombang otak sangat lambat disebut gelombang delta yang diselingi dengan gelombang lebih kecil.

Pada tahap 4, tak menghasilkan gelombang delta hampir secara eksklusif. Tahap 3 dan 4 disebut tidur dalam atau tidur delta. Sangat sulit untuk membangunkan seseorang dari tidur. Dalam tidur nyenyak, tidak ada gerakan mata atau aktivitas otot.

Pada periode REM, nafas menjadi lebih cepat,tdak teratur dan dangkal. Mata melemah cepat dan ekstremitas otot lumpuh sementara. Gelombang otak selama tahap ini meningkatkan ke tingkat yang dialami ketika seseorang terjaga. Meningkatkan laju jantung,tekanan darah naik, bahkan laki-laki mengembangkan ereksi.

Tubuh akan kehilangan beberapa kemampuan untuk mengatur suhu. Ini adalah waktu ketika  mimpi paling banyak terjadi. Jika terbangun selama tidur REM, seseorang dapat mengingat mimpi.

Bayi menghabiskan hampir 50% dari waktu mereka dalam tidur REM. Orang dewasa menghabiskan hampir setengah waktu tidur di tahap 2,sekitar 20 persen di REM dan 30 persen lainnya dibagi antara tiga tahap lainnya. Orang dewasa yang lebih tua menghabiskan waktu semakiin kurang dalam tidur REM.

“Jadi kalau kita mau fresh besok paginya,usahakan untuk dapat tidur dalam posisi REM. Bukan saja tubuh terasa lebih rileks pagi hari,tetapi member ruang bagi syaraf-syaraf otak untuk meregenerasi, termasuk meregenerasi sel-sel kulit yang mati” ucapnya.

Sel kulit yang mati dan kusam, menurut dr. Trifena, merupakan pertanda tidak sehat. Sebab, indicator kecantikan antara lain dapat dilihat dari kesehatan kulit, semakin kulit itu kusam, semakin seseorang sedang berada pada masalah serius yang tidak terselesaikan.

Sebaliknya, tidur yang teratur, tepat waktu, dan cukup porsinya, akan membantu syaraf otak meregenerasi sel, termasuk sel-sel kulit sehingga tampak lebih bersih dan bersinar.

6 “Do” dan “Don’t”

Dr. Trifena membahas  lebih simpel  dalam artikel “Do” dan “Don’t” seperti ini:

Dokter Ahli Kulit dan Kecantikan

Do:

  • Jauhkan jam regular untuk tidur dan bangun
  • Cobalah relaksasi untuk meditasi sebelum tidur.Ini membantu untuk menenangkan pikiran
  • Tambahkan satu sendok makan madu dengan segelas susu hangat dan minum sebelum tidur.Atau beberapa jenis kudapan yang banyak mengandung tryptophan,seperti oat,pisang dan susu panas.
  • Jaga ruangan pada suhu yang nyaman
  • Cobalah membaca buku
  • Memiliki beralih ke tempat tidur sehingga anda tidak harus bangun mematikan lampu.

Don’t:

  • Latihan sebelum tidur
  • Tidur segera setelah makan
  • Mengkonsumsi stimulant seperti kopi sebelum tidur
  • Jauhkan TV anda dari kamar tidur.
  • Memaksa diri untuk tidur.Ini adalah cara yang pasti menjaga terjaga!
  • Kopi dan obat-obatan seperti pil diet dekongestan dapat menyebabkan insomnia  atau ketidakmampuan untuk tidur

Tidur sangat penting untuk membuat anda sehat jasmani dan rohani.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s